Senin, 21 Februari 2011

Bahaya Mengkonsumsi Minuman Isotonik ketika Sahur

Pada dasarnya minuman isotonic merupakan minuman pengganti ion tubuh yang hilang melalui keringat akibat beraktivitas atau olahraga. Namun beberapa orang mengkonsumsinya ketika sahur. Ternyata hal ini salah. Dikutip dari detik health, Menurut Dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM,sahur biasanya dilakukan sekitar pukul 3-4 pagi dimana seseorang baru saja bangun dari tidur. Dalam keadaan bangun tidur, seseorang tidak akan mengalami kehilangan cairan dan elektrolit. Sehingga jelas dalam kondisi ini minuman elektrolit tidak dibutuhkan.

Perlu Anda ketahui unsur-unsur yang terdapat pada Minuman Isotonik untuk mengurai efek yang ditimbulkan. Beberapa unsur tersebut adalah gula, ion atau elektrolit antara lain natrium, kalium, kalsium, magnesium, klorida, dan vitamin.

Beberapa dampak dari unsur-unsur tersebut adalah:



· Gula yang terkandung harus diperhitungkan oleh para penderita obesitas dan diabetes mellitus yang harus membatasi asupan kalori.

· Elektrolit Natrium (Na) yang berlebihan dapat memperburuk tekanan darah pada penderita hipertensi.

· Sedangkan unsur elektrolit yang lain dapat memperburuk fungsi ginjal seseorang yang memang sudah menderita gangguan ginjal.

· Terakhir adalah rasa asam pada minuman elektrolit yang dapat mengganggu bagi penderita gangguan lambung.

Ternyata Minuman Isotonik lebih baik kita konsumsi setelah melakukan kegiatan atau berolahraga, bukan saat sahur.

0 komentar:

Poskan Komentar