Selasa, 08 Juni 2010

Legenda tentang kamasutra

Kama Sutra diperkirakan telah ada di India pada abad antara 100 – 400
sesudah masehi. Kama Sutra merupakan bagian dari pada ajaran hidup Vatsyayana yang terdiri dari dharma, artha dan kama. Dharma berkaitan dengan agama, artha berkaitan dengan kemakmuran dan kama berkaitan dengan cinta dan kenikmatan seksual. Konsep dasar dari kama adalah pencapain kenikmatan seksual yang melibatkan lima indera: pendengaran, perasaan, penglihatan, rasa (taste) dan penciuman yang disatukan oleh pikiran dan jiwa.

Keberadaan Kama Sutra pertama kali memang dibuat untuk kaum pria mengingat pada saat itu wanita mendapatkan status sosial dibawah kaum pria. Tapi ini bukan berarti bahwa kaum wanita sama sekali diabaikan dalam naskah Kama Sutra. Petunjuk yang berkaitan dengan wanita dicantumkan secara tersirat, misalnya: aktifitas pria meliputi mencium, menekan, mendorong dan menggores (mencakar halus), dan jika wanita tidak dapat menikmati tindakan tsb maka Vatsyayana menganjurkan agar sang pria menggosok/mengelus YONI (vagina) dengan tangan pria tsb.

Kama Sutra merupakan teknik bercinta dari bangsa timur. Selain teknik bercinta Kama Sutra, bangsa timur juga memiliki teknik bercinta lainnya seperti Ananga Ranga, The Perfumed Garden dan The Tao.

Zona Sensitif
Kama Sutra mengajarkan bahwa otak adalah bagian yang paling penting dalam kenikmatan seksual. Ini dapat dimengerti, sebab tanpa adanya imajinasi atau fantasi seksual maka aktifitas seks hanya akan merupakan rutinitas dan kebosanan.

Zona sensitif sangat penting untuk menjadikan imajinasi seksual menjadi kenyataan. Seseorang yang sedang bermesraan, secara fantasi atau imajinasi ingin merasakan sentuhan dari si Dia. Sentuhan yang dilakukan di tempat yang tepat dapat memberikan kenikmatan seksual.

Kama Sutra mencatat beberapa tempat yang diyakini dapat menimbulkan gejolak seksual yang luar biasa bagi manusia, yakni: ciuman atau stimulasi lainnya di daerah bibir, mulut, kening, pipi, leher, dada/payudara

Kulit Sensitif
Kulit adalah organ terbesar dari tubuh manusia dan merupakan tempat berakhirnya syaraf-syaraf yang sangat peka terhadap rangsangan berupa sentuhan, perubahan suhu dan tekanan.

Payudara
Payudara wanita memainkan peranan penting dalam daya tarik seksual. Selain merupakan daya tarik seksual bagi lawan jenis, payudara merupakan zona rangsangan yang sangat sensitif.

Pantat
Pantat juga merupakan salah satu daya tarik seksual seperti halnya dengan payudara. Pesona keindahan bentuk pantat yang padat dan kenyal dapat ditonjolkan dengan memakai celana/pakaian ketat. Seperti halnya dengan payudara, selain merupakan daya tarik seksual, pantatpun juga merupakan tempat yang peka terhadap rangsangan seksual dalam bentuk remasan, gosokan, jilatan, gigitan bahkan sabetan ringan.

0 komentar:

Poskan Komentar