Selasa, 22 Juni 2010

Kota Bawah Tanah di Temukan di Mesir

Liputan6.com, Kairo: Tim arkeolog Austria berhasil mendapatkan foto sketsa kota bawah tanah di Mesir dengan menggunakan teknik pemetaan radar (radar imaging). Departemen Barang Antik Mesir, Ahad (20/6) waktu setempat, mengatakan para arkeolog berusaha memecahkan misteri kota bawah tanah tersebut.

Mesir sempat dikuasai oleh Hyksos, kaum petarung dari Asia, selama seabad dari 1664-1569 sebelum masehi. Mereka diketahui membuat pusat kota di sekitar wilayah muara sungai bagian utara Mesir.

Irene Mueller, kepala tim ekspedisi Austria menjelaskan tujuan utama dari projek ini adalah mengetahui sampai sejauh mana kota bawah tanah berujung. Imej radar menunjukkan sketsa kasar sejumlah ruas jalan, rumah, dan kuil. Peradaban hilang ini berada di bawah kota modern Tel al-Dabaa.

Seorang arkeolog, Zahi Hawass menghimbau teknik non-invasif adalah cara terbaik untuk menguak tabir kota bawah tanah ini. Pasalnya, kawasan muara sungai Mesir dipadati ratusan ribu penduduk, membuat penggalian sulit dilakukan. Tim arkeolog Austria telah terjun dalam projek ini sejak 1975.

0 komentar:

Poskan Komentar